Write again?

on Wednesday, March 17, 2010
Okay, I know that it's fast since my last post 3 days ago. It's not like I have my mood to write something or there is something I want to write =p Honestly, I'm trying to trigger my spirit to write again, to fill this blog again, to make my imagination going wild again..

Hari ini saya merasa seperti kembali menjadi seseorang yang baru saja belajar menulis. Penyebabnya adalah sejak jemari-jemari saya mengenal keyboard komputer, saya mulai melupakan menulis. Mungkin sudah lima tahun berlalu sejak saya kurang tertarik menulis karya saya di lembaran-lembaran kertas menggunakan pensil atau pena. Saya lebih tertarik untuk menarikan jari-jari saya di atas keyboard.

Actually, what I do today is something very simple. Ini hanyalah sebuah cara yang paling mendasar untuk mulai menulis atau menyusun berita tepatnya. Of course, what I talk here is 5W + 1H. Sesuatu yang hampir saya lupakan. Saya masih ingat, ketika pertama kali diberi tugas untuk menulis dengan menggunakan kerangka 5W + 1H, jujur saya kesulitan. Terbiasa menuliskan sesuatu yang fiksi tanpa aturan apapun, ketika diberikan aturan untuk menulis, hal ini membuat kata-kata saya mati. Untungnya, itu hanyalah salah satu bab yang hanya dibahas maksimal 2 pertemuan.

Ketika hari ini saya bertemu mereka lagi, saya merasa kesulitan. Memikirkan isi dari 5W + 1H mungkin cukup mudah. Merangkainya menjadi kalimat yang indah dan enak didengar atau dibaca, di situlah kesulitan saya. Mungkinkah akan jadi lebih mudah kalau saya terbiasa menulis setiap hari? Menulis dengan pena tentunya, bukan keyboard.

Satu hal lagi yang sedikit saya sulit lakukan adalah menulis berita. Okay, I never imagined or dreamed to be a newscaster or journalist. Saya lebih tertarik pada berbagai macam fiksi atau bacaan yang penuh fantasi, yang membuat imajinasi saya mampu melayang jauh. Dan saya tidak bisa menemukan hal itu dalam menulis berita.

Dengan semua alasan itu, jadi kenapa saya ikut-ikutan acara pelatihan jurnalis yang jelas-jelas kurang menarik minat saya? Saya berharap dengan pelatihan ini, minat menulis saya yang sekarang seperti sedang tersaput kabut tebal, bisa cerah kembali. Selain itu, mungkin saya merasa ini merupakan sebuah tantangan?

Anyway, I still don't know how to write without any point of view..

0 comments: